SMKN 1 Bantul

Inilah Gerbang Belajar Menuju Masa Depan Yang Cerah.

SMKN 1 Bantul

Aku Datang Untuk Belajar.

Go Green SMKN 1 Bantul

Dengan Lingkungan yang Indah memberikan Semangat Untuk Belajar.

Keindahan Alam

Dengan Menjaga Lingkungan, Jiwa dan Raga pun Merasa Senang.

Inilah suasana sekolah saya

Di sekolah dengan suasana yang sejuk dan indah teman-teman kami dapat bermain untuk melepas kepenatan dalam belajar.

Tampilkan postingan dengan label Biopori. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Biopori. Tampilkan semua postingan

Kamis, 09 Mei 2013

Biopori

Biopori di SMKN 1 Bantul

     Sudah menjadi kesan umum suatu instansi, hampir 90% tanahnya tertutup paving blok atau bahkan aspal. Kondisi demikian apabila tidak dilengkapi dengan biopori bisa nenimbulkan masalah yang serius. Di sekolah yang berwawasan lingkungan seperti SMKN 1 Bantul, halamannya dilengkapi dengan biopori. Adanya biopori bisa mencegah genangan dan meningkatkan daya resapan air. Teman-teman juga bisa membuat biopori di rumah masing-masing. Cara pembuatannya begini nih: 

a. Siapkan perlatan untuk membuat lubang , seperti bor, golok, semen, kawat jarring, sampah organik, wadah untuk tanah, serta gayung dan seember air. 

b. Tentukan lokasi pembuatan lubang resapan biopori, misalnya di sekeliling pohon. 

c. Jika pembuatan lubang biopori di saluran air, hancurkan dulu lapisan semen menggunakan pahat dan martil. 

d. Siram dengan segayung air bagian tanah yang akan dibor. Penyiraman tanah perlu dilakukan supaya tanah menjadi lunak dan tidak melekat pada saat melakukan pemboran. Penyiraman dihentikan ketika tanah menjadi basah. 

e. Mulailah membuat lubang dengan menggunakan bor. Posisikan mata bor pada permukaan tanah. Tegakkan tangkai bor secara vertical. 

f. Isi lubang dengan dengan sampah organik yang berasal dari sisa tanaman, dedaunan, atau pangkasan rumput. 

g. Sampah organik perlu selalu ditambahkan ke dalam lubang yang isinya sudah berkurang dan menyusut akibat proses pelapukan. 

h. Kompos yang terbentuk dalam lubang dapat diambil pada setiap akhir musim kemarau bersamaan dengan pemeliharaan lubang resapan. Jadi biopori ini juga sebagai “pabrik kompos”. Luar biasa betul kan manfaatnya…. 

Agar lebih efektif dalam meresapkan air hujan dan jika dirasa sampah organik cukup banyak, perlu dibuat biopori lebih dari satu. Untungnya teknologi ini mudah dan murah dalam proses pembuatannya. Dengan demikian, jika jumlah biopori lebih dari satu, tidak akan memberatkan pembuatnya. 
Always Go Green!! Save the Earth!!

Beranda